Delapan Cara Memotivasi Diri

Senin, 09 Januari 2012

Teori Maslow Motivasi Google

Fakhrinet friend Ada banyak metode yang bisa kita terapkan agar tetap termotivasi dan mencapai tujuan dalam periode waktu yang direncanakan.
  1. “Lihat” pada tujuan sehari-hari. Intensitas keinginan kita untuk mencapai tujuan cenderung akan semakin melemah setelah beberapa waktu. Untuk mencegah itu, kita perlu memperkuat keinginan setiap hari. Sekali kita telah memutuskan apa yang ingin dicapai dan dalam waktu apa, petakan untuk mencapai tujuan kita, sisipkan gambar yang akan mengingatkan tentang objek keinginan kita (misalnya tubuh langsing, penghargaan yang didambakan, bungalow yang indah, atau perusahaan yang ingin dibangun) di tempat yang bisa dilihat setiap hari. Mulai hari dengan melihat itu sehingga membuat kita tetap fokus pada tugas-tugas yang akan menuntun untuk mencapai tujuan.
  2. Kelilingi diri dengan orang yang positif. Pilih teman dalam pergaulan dengan hati-hati. Ketika mengelilingi diri kita dengan orang-orang yang positif, maka kita selalu berbicara hal-hal positif. Kita akan mendapatkan umpan balik positif (ini bukan berarti pujian palsu), yang akan membantu kita bekerja lebih keras. Deteksi dan jauhi dari orang-orang yang negatif dan cemburu.
  3. Baca dan dengarkan kisah inspirasional. Serupa dengan poin pertama, membaca atau mendengarkan beberapa kisah inspirasional sebelum memulai pekerjaan untuk membantu termotivasi. Ada banyak orang yang telah melakukannya dan terbukti, prestasi mereka tidak tersembunyi dari dunia. Ada banyak buku yang bisa dibaca tentang mereka. Membaca buku tersebut membuat hidup akan lebih antusiasme dalam pencarian menuju sukses.
  4. Satu waktu. Jangan biarkan tantangan membanjiri kita. Istirahatlah dari tujuan lalu masuk ke dalam segmen yang berbeda dan mengatasi setiap segmen dalam satu waktu. Hal ini untuk mencegah kita dari rasa bosan dan benar-benar menyerah pada tujuan. Melengkapi setiap segmen lebih mudah daripada menyelesaikan seluruh proyek. Prestasi yang didapat dalam menyelesaikan setiap segmen memberikan motivasi untuk memulai dan menyelesaikan segmen berikutnya. Dengan cara ini, sebelum kita menyadarinya, kita telah mencapai tujuan.
  5. Selesaikan apa yang sudah dimulai. Jangan mencoba melakukan terlalu banyak tugas sekaligus, setengah melakukan tugas yang satu dan mulai melakukan yang lain. Dengan cara ini, kita mungkin tidak menyelesaikan tugas-tugas dengan baik dan akan merasa putus asa untuk melanjutkan. Penyelesaian tugas memberikan rasa prestasi yang membuat kita tetap termotivasi.
  6. Tingkatkan rasa percaya diri. Selama berusaha, mungkin kita menemukan tingkat kepercayaan meleleh dan memudar. Hal ini karena kita tidak melihat apa yang sudah dicapai atau prestasi lainnya, kita terus-menerus bekerja untuk apa yang tidak kita miliki. Jangan berpikir tentang apa pendapat orang lain tentang apa yang telah dicapai. Banggalah atas prestasi yang telah dicapai sejauh ini dan tetap fokus pada tugas kita.
  7. Lacak prestasi. Ketika kita maju di jalan kesuksesan kita, ingatlah keberhasilan kecil kita, sehingga kita sedikit termotivasi sepanjang jalan. Kita bisa melihat kembali apa yang telah kita capai, dan bangga atas prestasi yang sudah dibuat sejauh ini, serta lanjutkan tujuan.
  8. Mengembangkan arah. Berhati-hatilan ke mana kita akan pergi. Jangan tersesat di sepanjang jalan, kesesatan melakukan sesuatu yang lain daripada tugas yang diperlukan. Ini akan membawa kita menunda-nunda dan menjauh dari tujuan. Kita asumsikan ingin membuat blog yang populer. Namun, untuk mendapatkan beberapa motivasi, kita mulai membaca posting yang akhirnya hanya melakukan itu sepanjang hari tanpa menulis sesuatu. Untuk ini, buatlah daftar kegiatan yang ingin kita lakukan. Contohnya, jika ingin menjadi penulis terkenal, maka kita harus berpikir dari semua yang dibutuhkan menjadi satu. Mulailah menulis isi pada berbagai topik, penelitian di internet, mengembangkan dasar yang kuat dari bukti dan penelitian, lalu perlahan-lahan beralih ke orang lain. Mulailah menulis artikel kecil untuk majalah lokal, kemudian surat kabar, dll.
Kadang-kadang, kekurangan energi, kegagalan kecil, dan ada faktor lain yang tidak dapat dihindari. Namun, jangan biarkan ini menghalangi kita dari tujuan yang sudah dipilih. Rencanakan setiap langkah dari tujuan kita baik di muka dan mulailah. Mimpi akan tetap mimpi sampai kita mengambil tindakan. Motivasi diri akan membantu kita berkomitmen untuk tujuan dan membuatnya menjadi kenyataan.Sumber: Intisari

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Subscribe in a reader

Atau Berlangganan gratis Via Email Di bawah ini

0 komentar

Posting Komentar

Silakan kirimkan komentar anda, Anda komentar saya akan mengunjungi dan jadi mitra Blog anda.

Note:
Dilarang nyepam atau memasukan Link dipesan komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

    Daftar ISI

    Berdasarkan Tanggal Posting
    Kalau yang ini untuk melihat Berdasarkan Label / Category

    Pengikut