Tampilkan postingan dengan label Hidup Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidup Sehat. Tampilkan semua postingan



Bapak tadi mengatakan kalau marah bapak suka teriak-teriak, memaki siapa saja, menonjok tembol, membenturkan kepala ke tembok, ada orang yang datang di usir, menurut bapak apa akibat yang akan bapak terjadi pada diri bapak?” ” Betul sekali apa yang bapak sebutkan tadi, badan bapak bisa terluka, berdarah, sakit, sama orang lain bisa di benci dan dijauhi, orang lain akan marah dam tersinggung, atau takut sama bapak

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi



Selamat pagi pak, perkenalkan nama saya Suster Dian rahma wati, saya senang dipanggil dengan suster Wati, saya mahasiswa Akper YPDR Jakarta yang akan berpraktek di sini selama 5 hari dari tanggal 27 Januari sampai dengan 31 Januari dari jam 08.00 – 14. 00 WIB, dari hari selasa sampai dengan Sabtu, nama bapak siapa? Senangnya di panggil apa? Bapak asalnya dari mana? Hobi bapak apa?

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

ASKEP JIWA HDR HARGA DIRI RENDAH

Selasa, 25 Desember 2012 0 komentar

Biasanya orang yang mengalami harga diri rendah cenderung menjadi pemalu, menarik diri dalam kehidupan sosial dan lebih suka menyendiri daripada menujukkan diri dalam khalayak ramai.
 
Dalam memandang diri sendiri adalah sebuah proses penilaian yang kadang bersifat subjektif, bahkan terkadang irasional. Proses memandang dan menilai diri sendiri dipengaruhi oleh keadaan fisik (seperti kecacatan, kecantikan, ketampanan, dan lain-lain) dan psikologis (seperti tekanan dan pengalaman masa lalu, hasil pembelajaran dan lain-lain) serta sosial (keberfungsian secara sosial). Dalam memandang diri sendiri, ada dua istilah yang tidak bisa dipisahkan yaitu harga diri (self esteem) dan konsep diri (self consept).

Harga diri (self esteem) adalah penilaian orang lain terhadap diri sendiri. Penilaian ini bisa bersifat positif maupun negatif.Sedangkan Konsep diri (self concept) di definisikan sebagai semua pikiran, keyakinan dan kepercayaan yang membuat seseorang mengetahui tentang diriya dan mempengaruhi hubungannya dengan orang lain (Stuart & Sunden, 1995). Jadi konsep diri adalah penilaian yang berasal dari dalam diri sendiri. 
Seseorang dengan harga diri rendah, akan membatasi gerak pergaulannya, kurang aktif dan kurang percaya diri dalam berkomunikasi, dan lebih jauh lagi, tidak dapat bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Rentang penilaian seseorang terhadap dirinya sendiri dapat dilihat dalam ilustrasi dibawah ini:
Penyebab seseorang mengalami harga diri rendah, banyak faktor yang melatarbelakanginya. Faktor-faktor itu antara lain:
  • Pola Asuh Keluarga
Pola asuh sangat mempengaruhi bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri. Pola asuh yang otoriter, terkadang mengalami masalah yang maladaptif dalam menilai diri. sebaliknya, pola asuh yang permisif, terkadang kurang control, sehingga tidak bisa membedakan mana perilaku yang bisa diterima oleh masyarakat dan mana yang tidak.
  • Tekanan/Trauma
Trauma disini bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti kekerasan fisik dan seksual, dan kejadian lain yang mengancam individu sehingga individu tidak bisa lepas dari bayang-bayang ancaman tersebut. Sudah tentu trauma disini bersifat patologis.
  • Keadaan Fisik
Keadaan fisik juga mempengaruhi harga diri seseorang. Dengan keadaan fisik yang kurang/cacat membuat individu merasa kurang sempurna, dan akan diejek oleh orang lain karena kekurangan tersebut. Hal ini yang kadang membuat seseorang minder dan tidak menerima keadaannya dengan menarik diri untuk menyembunyikan kekurangan tersebut.
  • Ketidakberfungsian Secara Sosial
Ketidakberfungsian secara sosial disini adalah tidak mampunya seorang individu menempatkan dirinya dalam fungsi sosial. Misalnya seorang kepala rumah tangga yang menganggur, akan merasa rendah diri dalam kehidupan sosialnya. Seorang sarjana yang menganggur, akan merasa rendah diri dan akan menarik diri dari pergaulan sosialnya, karena merasa malu dengan statusnya (karena tidak berfungsi secara sosial)
 

Cara Mengukur Harga Diri: Apakah Anda Mempunyai Harga Diri yang Rendah?

Harga diri (self esteem) adalah penilaian orang lain terhadap diri sendiri. Penilaian ini bisa bersifat positif maupun negatif. Jika orang menilai positif terhadap dirinya, maka ia akan percaya diri dalam mengerjakan hal-hal yang ia kerjakan dan memperoleh hasil yang positif pula. Sebaliknya, orang yang menilai negatif terhadap dirinya, hasil yang didapatkan pun tidak menggembirakan. Penilaian atau evaluasi orang lain baik positif maupun negatif terhadap diri inilah yang disebut dengan harga diri (self esteem).
Setiap orang menginginkan harga diri yang positif. Mengapa demikian? Menurut Vaughan dkk (2002), ini dikarenakan oleh:
  • Harga diri yang positif membuat orang merasa nyaman dengan dirinya sendiri di tengah kepastian akan kematian yang suatu waktu akan dihadapinya.
  • Harga diri yang positif membuat orang dapat mengatasi kecemasan, kesepian, dan penolakan sosial. Dalam hal ini, harga diri sebagai alat ukur sosial (sociometer) untuk melihat sejauh mana seseorang merasa diterima dan menyatu dengan lingkungan sosialnya. Dengan demikian, semakin positif harga diri yang dimiliki, semakin menunjukkan bahwa ia semakin merasa diterima dan menyatu dengan orang-orang disekitarnya.
Sebenarnya harga diri (self esteem) bisa diukur sama dengan konstrak psikologi lainnya. Cara mengukurnya bisa secara eksplisit (dilakukan dengan meminta orang untuk memberikan rating; mulai dari sangat sesuai hingga sangat tidak sesuai, terhadap sejumlah pernyataan tentang diri). Pengukuran harga diri (self esteem) juga bisa secara implicit (dilakukan dengan mengukur kecepatan reaksi orang terhadap sejumlah stimulus yang diasosiasikan dengan diri subjek).
Salah satu alat ukur yang sering digunakan untuk mengukur harga diri (self esteem) secara eksplisit adalah skala Rosenberg (Baron dkk, 2006). Skala Rosenberg terdiri dari 10 item pernyataan tentang diri. Skala Rosenberg itu adalah sebagai berikut (terjemahan kedalam bahasa Indonesia):
  1. Saya merasa sebagai orang yang berguna, paling tidak sama seperti orang lain.
  2. Saya merasa memiliki sejumlah kualitas yang baik.
  3. Secara umum, saya cenderung merasa sebagai orang yang gagal.
  4. Saya mampu melakukan hal-hal sebaik yang kebanyakan orang lakukan.
  5. Saya merasa tidak memiliki banyak hal yang dibanggakan.
  6. Saya memiliki sikap positif terhadap diri sendiri.
  7. Secara umum, saya puas dengan diri saya.
  8. Saya berharap saya lebih menghargai diri saya sendiri.
  9. Saya sering kali merasa tidak berguna.
  10. Saya sering kali berpikir saya sama sekali bukan orang yang baik.
Skala diatas adalah skala untuk mengukur harga diri (self esteem). Jika pernyataan tersebut sangat tidak sesuai dengan diri, beri angka 1. Jika tidak sesuai dengan diri, beri angka 2. Jika agak sesuai dengan diri, beri angka 3. Jika sesuai dengan diri, beri angka 4. Jika sangat sesuai dengan diri, beri angka 5.

Tetapi perlu diingat bahwa, skala diatas mempunyai pernyataan yang favorable dan unfavorable. Jika anda mendapatkan nilai yang tinggi, berarti anda memunyai harga diri yang tinggi. Jika hasil skor skala rendah, berarti anda mempunyai harga diri yang rendah. Silahkan mencoba, mengukur harga diri anda sendiri…!!!

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Menurut bapak kita akan  melatih kegiatan mana dulu, bagaiman kalau bapak yang menyebutkan dan saya membantu mencatatnya, baik ternyata cukup banyak langkah-langkah kegiatan yang bapak masih ingat.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi


Oleh : Dr. Andri SpKj
Nyeri saat berhubungan badan dikenal dalam istilah kedokteran sebagai dyspareunia. Keluhan ini seperti rasa terbakar, tajam atau seperti kram saat menstruasi.
Walaupun kondisi ini bisa terjadi pada pria, namun kebanyakan wanita yang mengalami hal ini. Keluhan nyeri pada wanita saat berhubungan badan ini terdapat di daerah sekitar vagina, klitoris dan labia (bibir vagina)
Kondisi nyeri saat berhubungan seks ini tentunya tidak nyaman bagi si wanita. Kualitas hubungan seks jadi terganggu karena si wanita tidak dapat menikmati seks apalagi mencapai orgasme. Sehingga banyak pasien yang mengeluhkan hal ini sebagai suatu hal yang mengganggu emosional mereka dan tentunya hubungan suami istri.
Diagnosis Dyspareunia
* Pasien mengatakan nyeri saat berhubungan seks
* Hal ini terjadi bukan karena kurangnya lubrikasi vagina atau akibat adanya vaginismus (terlalu ketat dan tegangnya vagina sehingga sulit untuk penetrasi)
* Hal ini bukan disebabkan oleh pemakaian zat dan obat-obatan dan juga bukan karena kondisi medis umum
* Membuat penderitanya menjadi tidak nyaman dan mengalami gangguan interpersonal dengan pasangannya

Dasar Psikologis

Kondisi nyeri berhubungan seks bisa disebabkan karena faktor psikologis dan kebanyakan memang inilah yang terjadi. Kondisi nyeri yang berlebihan yang dikeluhkan selain mungkin disebabkan oleh faktor fisik, namun hal ini sangat dipengaruhi oleh subyektifitas kondisi psikologis terutama mengenai nyeri.
Kondisi nyeri saat berhubungan seksual juga bisa dikaitkan dengan faktor trauma di masa lampau. Wanita yang pernah mengalami nyeri saat berhubungan seks bisa mengalami kondisi seperti ini lagi di masa saat ini.
Hal lain adalah pembelajaran secara kognitif dari orang-orang yang bermakna kepada wanita itu. Jika ada orang yang bermakna bagi pasien menceritakan tentang sakitnya berhubungan seks, maka si wanita ini akan menyimpan memori ini di dalam alam bawah sadarnya dan secara tidak sadar terbangkitkan ketika ada pengalaman nyata berhubungan dengan hal ini. Hal ini biasanya terjadi pada wanita yang mempunyai kepribadian mudah dipengaruhi orang lain.
Selain itu konflik internal dengan pasangan, perasaan tersakiti dan trauma psikologis bisa menyebabkan gangguan ini. Pasien yang mengalami gangguan nyeri saat hubungan seks terkadang menceritakan pengalamannya yang kurang baik dengan suami. Adanya gangguan depresi juga bisa menyebabkan kondisi ini sehingga penanganan dari segi psikologis perlu diperhatikan

Bagaimana Mengobatinya
Terapi untuk kasus ini memerlukan kerjasama pasangan. Penjelasan yang jelas kepada pasangan tentang fungsi organ seksual dan reproduksi akan membuka cakrawala baru bagi pasangan terutama si wanita yang mengalami dyspareunia. Selain itu juga dijelaskan tentang faktor psikologis dan fisiologis yang saling berkaitan pada hubungan seksual.
Tentunya juga pasangan bisa diberikan mengenai tips-tips melakukan teknik bercinta yang aman dan nyaman buat keduanya. Teknik relaksasi juga sering digunakan selain juga meditasi untuk membuat nyaman pasangan dan merelakskan otot-otot panggul dan vagina.

Mencegah Dyspareunia
* Kebersihan yang baik dijaga
* Lakukan foreplay dan rangsangan yang baik untuk menjamin lubrikasi yang baik
* Jika ingin menggunakan lubrikan, beli yang dasar kandungannya adalah air bukan minyak karena bisa membuat iritasi.
* Gunakan pakaian yang nyaman dan dari bahan yang tidak mengiritasi kulit
Semoga informasi sekilas ini dapat membantu anda mengenali dan mengatasi gangguan nyeri saat berhubungan seks.
Dr. Andri SpKj Psikiater dengan kekhususan di bidang Psikosomatik dan Psikiatri Liaison. Penanggung Jawab Klinik Psikosomatik RS Omni, Alam Sutera, Tangerang.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Para ahli jantung di Amerika berhasil melakukan perbaikan fungsi katup aorta jantung tanpa pembedahan. Sebelumnya penggantian katup lewat pembedahan merupakan satu-satunya jalan keluar.

Gangguan katup aorta jantung menyebabkan penderitanya sering merasa sesak napas, nyeri dada, kelelahan bahkan serangan pingsan. Gangguan ini bisa terdeteksi saat dokter mendengarkan jantung dengan stetoskop.

Dalam pertemuan para ahli jantung Amerika di New Orleans, dipaparkan prosedur penggantian katup aorta tanpa operasi, yakni dengan memasukkan pipa kecil melalui arteri. Prosedur ini diharapkan mendapat persetujuan sehingga kelak bisa menjadi alternatif perawatan seperti halnya balonisasi untuk mengatasi penyumbatan arteri.

Pembedahan jantung terbuka, yang saat ini menjadi terapi utama, meliputi pembukaan dada dan pemakaian mesin jantung-paru untuk bantuan pernapasan dan aliran darah pasien saat kelainan jantung sedang diperbaiki.
Dr.Edward McNulty, ahli jantung dari Universitas California, yang melakukan penelitian ini menjelaskan cara kerja prosedur ini. Dokter akan memasukkan kateter melalui arteri di dada atau paha untuk memasukkan katup jantung buatan. Kemudian balon itu dipompa untuk mengganti katup jantung lama.

Dalam ujicoba terhadap pasien berusia lanjut yang sudah tidak mungkin lagi menjalani operasi, prosedur terbaru ini menunjukkan angka survival yang hampir sama dengan pasien yang menjalani pembedahan.

Dr.Michael Carwford, ketua pertemuan ahli jantung menyebutkan prosedur penggantian katup tanpa pembedahan itu sebagai sebuah terobosan bersejarah yang bisa mengubah terapi jantung secara dramatis. "Sebaik-baiknya pembedahan, tidak semua pasien menginginkannya," katanya.
Sumber :
Reuters

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Penyakit jantung adalah sesuatu yang tidak boleh kita abaikan karena saat ini penyakit ini masih jadi pembunuh nomor satu di Indonesia. Kedengarannya memang mengerikan. Akan tetapi, Anda tidak boleh menyerah dan hidup dalam kecemasan.

Sejatinya, banyak yang dapat kita perbuat agar penyakit jantung jangan sampai menghampiri Anda. Penyakit jantung tidak terjadi dalam semalam. Kebanyakan penyakit yang terjadi akibat penyempitan pembuluh darah ini terbentuk selama puluhan tahun. Penyebab utamanya adalah gaya hidup kita.

Riset menunjukkan, orang berusia 50 tahun bisa bebas dari stroke dan serangan jantung hingga 40 tahun kemudian bila menghindari rokok, menjaga kadar kolesterol, tekanan darah, dan gula darah. "Stroke dan serangan jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia," kata Dr Cylde Yancy, Presiden The American Heart Association.
Baru-baru ini Asosiasi Ahli Jantung Amerika Serikat kembali mengingatkan tujuh faktor yang bisa membantu Anda mengalahkan penyakit jantung dan terus hidup lebih lama. Apa sajakah itu?
  1. Tidak pernah merokok atau sudah berhenti merokok lebih dari setahun.
  2. Indeks massa tubuh (IMT) kurang dari 25. IMT dihitung dengan berat badan (dalam kg) dibagi tinggi badan (dalam m). Jadi, seseorang yang berat badannya 62 kg dan tinggi 170 cm, IMT-nya 62/1,70 x 1,70 = 21,4. IMT di atas 25 bisa dikategorikan obesitas.
  3. Berolahraga sedikitnya 150 menit setiap minggu atau 75 menit untuk jenis olahraga yang lebih berat.
  4. Mengonsumsi minimal empat jenis makanan sehat yang direkomendasikan (ikan, sayur, buah, cukup air, mengurangi garam, dan sebagainya). Konsumsi pula sayur dan buah yang kaya antioksidan.
  5.  Total kolesterol tidak lebih dari 200.
  6. Menjaga tekanan darah yang normal (120/80).
  7. Kadar glukosa puasa kurang dari 100.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Jika Anda perempuan berusia 20- 30 tahun, mungkin Anda merasa tidak begitu peduli dengan kesehatan jantung atau pembuluh darah Anda. Itu kan penyakit orang tua, begitu mungkin komentar Anda.

Namun data statistik menunjukkan adanya hubungan antara angka kejadian serangan jantung dengan tingkat kepedulian terhadap kerja dan fungsi jantung. Ada banyak penyebab kenapa Anda harus concern dengan penyakit jantung.

Berikut contohnya:
1. Penyakit kardiovaskular adalah pembunuh nomor satu bagi perempuan.
Penelitian di Amerika tahun 2003 memperlihatkan bahwa hanya 13 persen perempuan yang sadar akan bahaya penyakit jantung dan stroke. Padahal kenyataannya, penyakit kardiovaskular adalah pembunuh yang paling luas. Di tahun 2005 ada lebih dari 400 ribu perempuan yang meninggal akibat serangan jantung. Sedangkan penyakit kanker hanya lebih sedikit, yakni sekitar 200 ribu kasus. Empat dari 6 kasus kematian pada perempuan di Amerika akibat penyakit jantung.

2. Penyakit kardiovaskular menyerang perempuan berbagai usia.
Penyakit ini bisa menyerang kapan pun bahkan di usia remaja sekalipun. Remaja, dewasa, dan orang tua, bisa terserang akibat gaya hidup yang meningkatkan resiko serangan jantung. Kekurangan aktivitas fisik, merokok, dan pola makan yang buruk, bisa menjadi penyebab utamanya. Semakin muda, harusnya semakin lebih cepat Anda memperbaiki pola hidup.
3. Angka kematian pada perempuan lebih tinggi dari pada angkat kematian pria.
Perempuan lebih banyak meninggal akibat stroke ketimbang pria. Bahkan dalam satu tahun jika dibandingkan ada 42 persen perempuan yang meninggal akibat stroke. Sementara pria hanya 24 persen. Kabar buruknya lagi, usia serangan itu di bawah 50 tahun, dan pada usia itu mereka punya kans dua kali lipat untuk terserang stroke dibanding pria.

4. Bertahan bukan berarti sembuh.
Salah satu penyakit penyerta serangan jantung adalah stroke. Meskipun kebanyakan dari mereka bisa bertahan, tapi mereka terserang kerusakan fisik atau cacat permanen. Stroke bisa mengakibatkan masalah yang serius. Sebab, 15-30 persen dari mereka umumnya bergantung pada orang lain. Bahkan 2/3 dari mereka yang mengalami serangan jantung gagal untuk mencapai kesembuhan.

5. Tidak mudah mendeteksinya.
Perempuan dan laki-laki memiliki gejala yang berbeda. Sebab penyakit ini datang tanpa memberi tanda, atau sering disebut "silent killer". Bahkan mereka yang mengalami serangan jantung tidak menunjukkan gejala apa pun pada awalnya. Namun 71 persen dari perempuan mengaku mengalami gejala mirip flu, kadang bahkan tanpa gejala sakit dada. Gejala lainnya adalah tegang di leher, sakit perut, muntah, kaku di kepala dan leher, dan sulit bernafas.

6. Suku etnis dan kesehatan jantung.
Mereka yang keturunan Afrika Amerika dan Amerika latin lebih rentan terhadap penyakit ini, sebab mereka cenderung mengalami resiko terserang lebih besar dibanding orang kulit putih. Faktor pendukung lainnya adalah kegemukan, kurang olahraga, darah tinggi, dan diabetes. Kematian akibat penyakit jantung lebih banyak terjadi pada perempuan berkulit hitam (berwarna, RED) ketimbang kulit putih.

Perempuan bia menurunkan resiko terserang penyakit jantung hingga 82 persen dengan membudayakan hidup sehat. Berapa pun usia Anda, ayo mulai hidup terencana. Hindari merokok, menjaga berat badan, tetap aktif, makan makanan sehat, menghindari makanan berkolesterol, menjaga tekanan darah, dan kadar gula darah.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Dapatkah tipe kepribadian seseorang mengungkap semua hal tentang kesehatannya? Jawabannya adalah ya! Pasalnya, terdapat banyak bukti yang mengindikasikan bahwa karakter dapat memengaruhi kualitas kesehatan seseorang.

"Kepribadian merupakan hasil dari pengaruh gen dan lingkungan. Dengan mengetahui Anda termasuk karakter mana bukan tidak berarti akan mengidap sejenis penyakit tertentu seperti jantung misalnya, tetapi setidaknya menjadi waspada akan risiko kesehatan," ungkap Dr Martin Hagger, pakar psikologi kesehatan dari Universitas Nottingham dan Universitas Curtin, Australia.

Manfaat positif lainnya, kata Hagger, Anda juga memeroleh kesempatan mengenal dan menganalisis aspek yang kurang sehat dalam karakter Anda, seperti kebiasaan merokok atau minum alkohol.

Berikut adalah beberapa tipe kepribadian seseorang beserta kondisi kesehatan yang biasa dikaitkan dengan karakternya :
1. Tipe Periang, Optimistis

Mereka yang masuk kategori ini biasanya punya pandangan yang luas akan kehidupan, tetapi mereka yang optimistis cenderung kelebihan berat badan.

Para ahli dari Doshisha University di Kyoto, Jepang, meneliti pria dan wanita obesitas yang sedang menjalani program pelangsingan termasuk konseling, latihan olahraga dan pengaturan nutrisi.

Peneliti menemukan, mereka yang pikirannya paling positif justru mencatat penurunan berat badan paling sedikit. Diduga, dengan melihat sisi terang membuat pasien tidak terlalu peduli akan berat badannya dan selalu terjebak dalam godaan.

Sementara itu temuan peneliti Universitas California AS menunjukkan, rasa percayaan diri mengatasi kesulitan hidup serta kerelaan justru dapat memicu risiko lebih besar. Hal ini juga dapat menjelaskan mengapa mereka berkarakter periang relatif meninggal di usia muda.

Psikolog Dr Howard S. Friedman menganalisa data lebih dari 1.500 anak usia 10 tahun dan memantau perkembangannya hingga usia dewasa. "Mereka yang punya selera humor saat anak-anak rata-rata berumur pendek dibandingkan mereka yang kurang riang ." Riset lain di Universitas Stanford menemukan bahwa anak-anak tipe periang memiliki kecenderungan melakoni hobi yang lebih berisiko

2. Tipe Cemas

Para ahli di Universitas Descartes, Paris, dan Centre for Addiction and Mental Health, Toronto, Kanada, menemukan mereka yang berkepribadian needy (terlalu berharap) lima kali berisiko mengidap masalah pencernaan seperti tukak lambung.

Orang yang dependen dan secara emosional kurang stabil juga cenderung merokok dan minum alkohol, punya kebiasaan makan tidak teratur dan gangguan tidur. Semua kebiasaan itu dapat memicu rata-rata produksi asam lambung menjadi tinggi sehingga memicu tukak lambung.

Tingginya kadar hormom stres kortisol juga dapat memicu sakit kepala, jerawat dan infeksi kandung kemih.

Kabar baiknya? Mereka yang bertipe cemas ini lebih banyak melakukan seks, menurut sebuah penelitian dari Sheffield University, Inggris.

"Wanita yang bermasalah neurotik cenderung punya lebih banyak pasangan untuk hubungan jangka pendek, yang mengindikasikan adanya hubungan antara gairah seks mereka dan kepribadian," Dr Virpi Lummaa, dari Departmen Ilmu Tumbuhan dan Binatang di Inggris

Hal ini mungkin terjadi karena ketakutan akan tidak menemukan orang yang tepat atau gagal bereproduksi membuat mereka lebih sering melakukan hubungan seks dengan lebih banyak pasangan.

3. Tipe Sensitif

Pria yang tipenya cenderung seperti wanita — simpatik dan pengiba — memiliki kadar stres yang lebih rendah dan berisiko lebih kecil mengalami serangan jantung, menurut sebuah riset di Universitas Glasgow Skotlandia.

Dalam riset itu, para pria diberikan nilai ‘maskulinitas’ dan ‘kewanitaan’ berdasarkan perilakunya seperti kemampuan memimpin, keteladanan, agresi, pengambilan risiko, afeksi, rasa belas kasih dan sensitivitas pada kebutuhan orang lain.

Penelitian menemukan, kecenderungan atau risiko pria mengidap penyakit jantung kronis mengalami penurunan seiring dengan nilai 'kewanitaan'. Para ahli menyatakan, keterlibatan mereka dalam perasaan menyebabkan para pria lebih dapat menyampaikan emosinya dan memeroleh dukungan termasuk berkonsultasi ke dokter.

4. Tipe Argumentatif

Permusuhan (hostile) dan perilaku agresif adalah salah satu kepribadian yang tidak sehat. Dalam studi terhadap 448 wanita yang menjalani pusat skrining payudara di Oncological Hospital of Kifissia, Athena, terungkap bahwa tipe perempuan tipe hostile cenderung mengidap kanker payudara.

Penelitian lain terhadap 61 pria yang mengidap kanker colon oleh ilmuwan di Creighton University School of Medicine, Nebraska, menemukan peningkatan risiko yang serupa. Diduga bahwa permusuhan dan amarah menghambat efektivitas sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat tubuh lebih rentan sakit.

Amarah juga memberi 50 persen peningkatan risiko memburuknya kesehatan, kata peneliti dari Mount Sinai School of Medicine di New York. Orang yang marah merespon stres dengan lebih cepat dan kuat baik secara mental maupun fisilogis, sehingga meingkatkan tensi darah dan detak jantung — menyebabkan kerusakan pada sistem kardiovaskuler.
5. Tipe Ramah

Menurut riset para ahli di Universitas Milan, pria berkepribadian ekstrovert berisiko lebih rendah mengidap sakit jantung. Mereka juga tidak mudah terkena infeksi dan lebih cepat pulih dari penyakit.

Hal ini terjadi akibat menurunya hormon stres, pasalnya - para ekstrovert mampu mengatasi ancaman terhadap dirinya dengan lebih baik. Dan jika mereka merasa memiliki masalah kesehatan, mereka akan mengungkapkannya. Pria yang ekstrovert juga cenderung punya lebih banyak anak.

6. Pemalu

Menurut penelitian, mereka yang punya sifat pemalu 50 persen berisiko lebih besar mengidap sakit jantung. Peneliti dari Universitas Northwestern Chicago yang melakukan studi selama 30 tahun menyatakan hal ini disebabkan para pemalu cenderung memilih hidupnya terlindungi sehingga bila menemukan situasi baru menjadi lebih mudal stres.

Tipe pemalu juga lebih rentan terhadap infeksi virus seperti selesma yang lebih banyak dipicu akibat stres, menurut peneliti dari Universitas California.

"Tampaknya orang yang sensitif menjadi mudah merespon stres lebih kuat ketimbang mereka cuek," kata Bruce Naliboff salah seorang peneliti.

7. Tipe Bodoh

Rendahnya IQ berhubungan dengan risiko yang lebih besar mengalami kecemasan, demensia dan gangguan stres pascatrauma, kata peneliti dari Universitas Edinburgh.

Selain itu, riset yang dilakukan peneliti dari Harvard School of Public Health terhadap anak-anak dengan IQ rendah menemukan peningkatan risiko depresi dan skizofrenia.

Salah satu teorinya sederhana : orang yang intelejensianya rendah butuh waktu lebih lama memahami pentingnya hidup sehat. Rendahnya IQ anak juga mengancam anak-anak menjadi rentan terhadap beberapa jenis gangguan mental.

8. Tipe 'Virtuous' (berbudi baik)

Seperti yang diharapkan, mereka yang teliti akan menuai manfaat dari sisi kesehatan, ungap penelitian dari University of Edinburgh and the Social and Public Health Sciences Unit di Glasgow.

Mereka yang memiliki tipe ini cenderung terhindar dari semua jenis penyakit seperti diabetes, hernia, masalah tulang, strok bahkan Alzheimer

Hasil tinjauan dari sekitar 190 riset menunjukkan bahwa orang yang teliti melakukan perilaku konsisten yang mendukung kesehatan, seperti rutin berolahraga dan diet makanan sehat.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Banyak orang prihatin mengenai perkembangan orang muda saat ini. Mereka lebih lambat dewasa. Bandingkan dengan masa-masa menjelang dan setelah Indonesia merdeka, orang-orang muda yang mengambil tanggung jawab mendirikan bangsa dan negara ini.

Bung Karno dan Bung Tomo merupakan contoh bagaimana orang muda pada waktu itu telah mampu keluar dari perhatian terhadap diri sendiri. Mereka memberikan perhatian kepada hal yang besar, berupa kehidupan yang lebih luas tanpa tanggung-tanggung: bangsa dan negara Indonesia yang sangat besar!

Kondisi pada waktu itu memang menciptakan peluang tersebut. Orang muda mendapat tantangan bertindak. Di dalam keluarga pun terdapat tradisi pendidikan yang sangat menekankan tanggung jawab sedini mungkin, dengan menerapkan sistem ganjaran dan hukuman (reward dan punishment) yang konsisten.

Hampir tiap keluarga menerapkan pembagian tugas kepada semua anak untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga maupun tugas lain membantu orangtua.

Pentingnya Tanggung Jawab dan Disiplin Dengan praktik-praktik orangtua pada masa lalu tersebut, entah disadari atau tidak, sebenarnya orangtua telah melatih anak untuk memiliki perhatian serta tanggung jawab terhadap kehidupan bersama, dan mengembangkan disiplin.

Selain melalui tugas rumah tangga, anak-anak juga mengalami pendisiplinan melalui aturan-aturan jam tidur siang, jam belajar bersama, jam bermain, dan sebagainya. Tampak bahwa pemberian tanggung jawab dan pendisiplinan sejak dini berperan sangat penting dalam mendorong pendewasaan seorang anak.

Keadaan saat ini sungguh berbeda. Anak sering tetap diperlakukan sebagai bocah hingga mereka remaja, tanpa menerima kewajiban yang memungkinkan mereka memberikan perhatian terhadap lingkungan. Kewajiban yang diberikan sebatas belajar dan menghasilkan nilai rapot yang memuaskan bagi orangtua.

Akibatnya, banyak anak tetap bergantung pada orangtua hingga lulus sarjana. Padahal, tanpa pengalaman tanggung jawab dan disiplin, kemampuan mengatasi masalah kurang berkembang. Mereka juga kurang memiliki daya juang. Terutama bila tidak punya prestasi atau keterampilan tertentu, mereka cenderung mengalami krisis harga diri.

Alih-alih memikirkan tanggung jawab akan dunia sekelilingnya, mereka justru sibuk mengatasi dirinya sendiri yang tidak bahagia. Sebagian bahkan menggunakan cara-cara tidak sehat untuk mengatasinya (seperti menggunakan obat terlarang) di samping memboroskan waktu untuk mencari pemuasan diri sesaat.

Manfaat Berorganisasi Mengapa terjadi perubahan pola pendidikan orangtua dalam kultur kita? Perubahan tersebut nampaknya tidak lepas dari perkembangan masyarakat yang semakin komplek, sehingga menggeser orientasi-orientasi dalam hidup.

Perubahan kurikulum pendidikan formal yang cenderung membebani anak dan orangtua, ikut mendorong orangtua untuk membebaskan anak dari tugas-tugas lain selain sekolah atau mencapai prestasi lain. Membiasakan anak selalu dilayani oleh pembantu rumah tangga merupakan faktor yang lain.
Lalu, langkah apa yang dapat ditempuh untuk mengembangkan kepribadian anak-anak muda kita? Menanamkan nilai-nilai tanggung jawab dan disiplin merupakan keharusan. Mendorong aktif dalam organisasi yang memiliki program terstruktur seperti OSIS, sanggar seni, lembaga pengabdian, merupakan langkah lain.

Sebuah penelitian mengenai manfaat organisasi pemuda di Amerika memberikan gambaran yang menarik mengenai apa saja perkembangan yang dialami oleh para anggota organisasi yang diteliti.

Larson dkk (2004), melakukan observasi dan wawancara terhadap para anggota dan pimpinan tiga organisasi yang berbeda basis kegiatan (pendidikan, seni, dan kemasyarakatan), masing-masing 3-4 bulan. Melalui hasil penelitian ini kita dapat melihat manfaatnya bagi perkembangan kepribadian anggotanya.

1. Mengembangkan inisiatif Temuan Larson dkk pada tiga program yang diteliti, sesuai dengan beberapa hasil penelitian sebelumnya, menunjukkan bahwa keterampilan inisiatif para anggota tumbuh melalui tantangan yang mereka hadapai dalam mencapai suatu tujuan. Pada mulanya para anggota ”sekadar melakukan”, tetapi setelah beberapa minggu kemudian mereka mulai tampak mengembangkan strategi untuk menghadapi suatu tantangan (tugas), dan lebih memobilisasi waktu dan usaha. Beberapa hal yang dipelajari sebagai hal yang menghasilkan kesuksesan program adalah: (a) memulai secara lebih awal; (b) mengelola waktu; (c) bekerja keras.

Beberapa anggota tampak menunjukkan peningkatan dalam strategi berpikir. Mereka menemukan pencerahan (insight) dalam hal memecahkan masalah, mengorganisasi langkah-langkah pekerjaan, dsb, agar penyelesaian tugas dapat lebih efektif. Sebagian anggota malah dapat mentransfer peningkatan kemampuan inisiatifnya ke dalam sisi lain kehidupannya, yaitu dalam perencanaan karier.

2. Transformasi dalam motivasi Dengan adanya perkembangan keterampilan inisiatif, motivasi para anggota juga berubah. Larson dkk menemukan, dalam tiga organisasi yang diteliti banyak anggota yang awalnya bergabung dengan alasan ekstrinsik: untuk memuaskan orangtua, mengisi waktu luang bersama teman sebaya, menjadi prasyarat lulus sekolah, atau karena ada honor. Namun, sebagian besar kemudian menunjukkan perubahan.

Motivasi mereka menjadi lebih intrinsik (adanya minat pribadi terhadap program), dengan alasan dapat terlibat dalam aktivitas-aktivitas yang baru, segar, dan menarik secara pribadi.

3. Memperoleh modal sosial Perkembangan remaja, selain berupa perkembangan karakter dan penguasaan keterampilan baru, juga perkembangan dalam pembentukan relasi pribadi, termasuk relasi dengan orang dewasa. Untuk itu, orang muda butuh relasi dengan orang dewasa yang dapat memberi modal sosial, yakni yang memberi informasi dan sumber daya yang menghubungkan mereka dengan dunia orang dewasa.

Modal sosial selain baik untuk individu juga baik untuk komunitas karena adanya pertukaran pengetahuan, sumber daya, dan kepercayaan, sehingga membentuk keadaan masyarakat yang sehat. Keterlibatan dalam program-program kepemudaan merupakan kesempatan untuk membangun modal sosial dan berkembang menjadi orang-orang dewasa yang berkeahlian tinggi.

Dari penelitian Larson dkk ditemukan bahwa para anggota dari tiga organisasi yang diteliti memanfaatkan relasinya dengan orang-orang dewasa dalam komunitas yang ada untuk keperluan pendidikan dan perencanaan karier mereka.

Banyak anggota mengaku telah belajar dari para orang dewasa mengenai pilihan pendidikan dan karier di masa mendatang. Dalam relasinya dengan orang-orang dewasa sepanjang kegiatan yang dilaksanakan, mereka dapat menemukan secara nyata bagaimana orang dewasa mengelola tantangan hidup, dan mereka ikut mengembangkan keahlian untuk menghadapi tantangan.

4. Menjembatani perbedaan Bentuk lain modal sosial/interpersonal diperoleh melalui teman-teman sebaya, yakni dengan mengembangkan hubungan dan pemahaman terhadap berbagai aspek perbedaan manusia (etnis, agama, gender, status sosial-ekonomi, tujuan, dsb). Hasil penelitian Larson dkk menunjukkan melalui program-program pada tiga organisasi yang diteliti, para anggota mengalami perkembangan kompetensi untuk memahami dan menghargai keanekaragaman manusia.

Data yang diperoleh menunjukkan bahwa para anggota belajar menjembatani perbedaan melalui proses tiga tahap: a. Pertama, mengalami interaksi dengan orang-orang muda lain yang berbeda dengan dirinya dalam berbagai hal. Melalui interaksi ini mereka mengalami hubungan yang bermakna dengan teman berbeda etnis dan sebagainya serta membangun rasa saling percaya. b. Kedua, melalui interaksi tersebut mereka belajar tentang orang lain dan mulai melihat orang lain secara lebih utuh. Dengan bersama-sama mengerjakan apa yang menjadi program dalam kelompok-kelompok kecil, mereka menjadi saling bergantung dan akrab satu sama lain. c. Ketiga, mereka mengalami perubahan dalam berpikir yang memengaruhi bagaimana interaksinya dengan anggota kelompok-kelompok lain. Berdasarkan pengalaman berinteraksi secara akrab dengan orang lain di dalam kelompok, selanjutnya dalam interaksi dengan kelompok lain mereka telah mampu untuk menghargai perbedaan-perbedaan, sehingga dalam interaksi tidak terjadi pembedaan antarkelompok.

Namun, dalam kenyataan pencapaian tahap ketiga ini tidak berlangsung mudah. Bila sungguh-sungguh dihadapkan dengan perbedaan antarkelompok, kadang terjadi pertahanan diri, penolakan, atau pengabaian masalah yang dihadapi. Dalam situasi seperti ini orang dewasa yang menjadi pendamping program bekerja keras menciptakan kondisi positif bagi interaksi antarkelompok. Antara lain dengan memberikan status yang sama, membangun kerja sama, kontak individu antarkelompok, dan adanya dukungan dari orang-orang dewasa (pendamping) dalam berbagi seting kegiatan.

5. Menemukan tanggung jawab baru Tanggung jawab merupakan kualitas yang diharapkan dimiliki orang yang berkembang menuju kedewasaan. Hasil penelitian Larson dkk menunjukkan, banyak anggota mengakui adanya proses menjadi lebih bertanggung jawab dalam perasaan maupun dalam bertindak, sepanjang keikutsertaannya dalam program.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengestimasi, 84 juta orang meninggal akibat kanker dalam rentang waktu 2005 dan 2015.
Kanker bisa diderita oleh siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin dan status sosial. Di Hari Kanker sedunia yang jatuh setiap tanggal 4 Februari, WHO mencatat bahwa hampir 80 persen kematian akibat kanker datang dari negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Bahkan, seperempat di antaranya terjadi sebelum usia 60 tahun.

Sebagian besar kasus kanker umumnya muncul karena kebiasaan dan pola hidup yang tidak sehat. Tetapi dengan memodifikasi gaya hidup, sebesar 30 persen risiko kanker bisa dicegah. Menyambut hari kanker sedunia, WHO mengumumkan 5 (lima) jenis kanker yang menempati peringkat teratas dengan jumlah kematian tertinggi:




1. Kanker Paru-paru (1,4 juta kematian)

Ini adalah jenis kanker paling mematikan baik bagi pria mau pun wanita. Setiap tahun, lebih banyak orang yang meninggal karena kanker paru-paru ketimbang kanker payudara, usus besar, dan kanker prostat (sekalipun ketiganya digabungkan). Merokok adalah penyebab utama kanker paru-paru. Semakin banyak rokok yang Anda hisap setiap hari dan semakin awal Anda mulai merokok, semakin besar risiko terkena kanker paru-paru. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa merokok dengan rendah kandungan tar dapat menurunkan risiko kanker paru.

2. Kanker Perut (740.000 kematian)Beberapa jenis kanker diketahui dapat mempengaruhi lambung. Adenokarsinoma adalah tipe paling umum untuk kanker perut. Perkembangan kanker ini umumnya ditemukan pada lapisan lambung. Seiring berjalannya waktu, keberadaan kanker ini mulai meredup. Para ahli berpikir, penurunan ini mungkin dipicu karena perubahan gaya hidup seperti mengurangi asupan garam dan merokok.

3. Kanker Hati (700.000 kematian)
Dalam kebanyakan kasus
, penyebab kanker hati disebabkan karena sirosis, yang merupakan hasil akhir dari kerusakan hati kronis yang disebabkan oleh penyakit hati kronis. Penyalahgunaan alkohol adalah penyebab paling umum dari sirosis hati.

4. Kanker Kolorektal (610.000 kematian)Kanker kolorektal bisa mulai tumbuh dari usus besar (kolon) atau rektum (ujung usus besar). Awalnya, hampir semua kanker kolorektal jinak (polip), namun lama kelamaan berkembang menjadi kanker.
Kanker ini merupakan jenis kanker terbesar ketiga dunia dari segi jumlah penderitanya. Kanker kolorektal juga merupakan penyebab kematian nomor dua dua dunia, di mana faktor usia turut mempengaruhi. 

5. Kanker Payudara (460.000 kematian)K
anker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara. Di Indonesia, kanker payudara masih menjadi penyakit mematikan nomor satu pada perempuan.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Fakhrinet Friend- Di antara Anda, pasti ada yang pernah membaca tanda-tanda atau gejala serangan jantung dari berbagai literatur. Di antaranya sekian banyak gejala, nyeri dada dan rasa sesak merupakan tanda yang paling populer dari serangan jantung. Tetapi, bagaimana dengan tanda-tanda lain yang penting untuk ketahui guna mengantisipasi gangguan jantung?

Para pakar jantung menyebutkan, gejala-gejala sakit jantung sebenarnya bisa tampak dari keluhan di banyak bagian tubuh. "Jantung, bersama dengan pembuluh arteri yang menyokongnya adalah salah satu otot yang besar.  Ketika jantung mengalami kegagalan, gejala-gejalanya bisa terlihat di banyak bagian tubuh," kata Jonathan Goldstein, kardiolog dari St. Michael's Medical Center di Newark, New Jersey.
Berikut ini adalah lima petunjuk tersembunyi yang bisa menjadi penanda munculnya gangguan pada jantung. Apabila Anda mengalami dua atau lebih gejala seperti dibawah ini secara bersamaan, Goldstein menganjurkan untuk segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut :


1. Nyeri leher

Apakah Anda pernah merasa nyeri otot yang berkepanjangan pada bagian leher? Waspadai bila nyeri in tak kunjung hilang. Pascaserangan jantung, beberapa pasien mengingat kalau mereka sebelumnya merasakan nyeri dan tegang pada leher. Mereka seringkali tak memperhatikan gejala ini karena mereka hanya fokus pada gejala-gejala yang lebih dramatis seperti nyeri akut di sekitar dada, bahu, dan lengan.
"Perempuan khususnya lebih kecil kemungkinannya mengalami gejala seperti ini, dan lebih mungkin untuk merasa nyeri mendadak disertai  rasa sesak di bagian bahu dan bagian bawah leher," kata Margie Latrella, seorang perawat dan juga penulis dari Women Cardiology Center, New Jersey. Rasa sakit juga dapat merambat ke sisi kiri bagian tubuh, bahu kiri dan lengan.

Apa yang terjadi?  Saraf dari jaringan jantung yang rusak mengirimkan sinyal rasa sakit yang naik turun pada ruas tulang belakang yang dalam waktu bersamaan merambat ke saraf-saraf di sekitar leher dan bahu.

2. Problem seksual

Pria dengan gangguan ereksi biasanya mempunyai masalah dengan penyakit pembuluh darah koroner. Survei terhadap pria di Eropa menunjukkan, mereka yang dirawat karena penyakit jantung dua dari tiga di antaranya menderita disfungsi ereksi selama berbulan-bulan, sebelum akhirnya didiagnosis memiliki masalah dengan jantung. Menurut Goldstein, beberapa penelitian terbaru yang menguji hubungan antara disfungsi ereksi dan penyakit kardiovaskuler juga semakin meyakinkan. Tak heran bila kini para dokter  mempertimbangkan untuk juga mengatasi masalah kardiovaskuler ketika pria mengeluhkan disfungsi ereksi.

"Dalam beberapa tahun terakhir, telah ada bukti yang cukup jelas bahwa ada risiko substansial peningkatan serangan jantung dan kematian pada pasien dengan disfungsi ereksi," kata Goldstein.

Apa yang terjadi ? Seperti halnya pembuluh darah di sekitar jantung yang dapat menyempit dan mengeras, hal sama juga dapat terjadi pada pembuluh yang meyuplai darah ke bagian penis. Karena pembuluh darah di sekitar penis lebih kecil, pembuluh-pembuluh ini bisa mengalami kerusakan yang lebih cepat  -- bahkan tiga atau empat tahun lebih cepat sebelum penyakit jantung terdeteksi.

3. Pusing, pingsan, atau sesak napas

Sebuah studi yang dipublikasikan Circulation: Journal of the American Heart Association, menyebutkan lebih dari 40 persen perempuan melaporkan bahwa mereka cenderung mengalami sesak napas di saat sebelum terjadinya serangan jantung. Anda mungkin akan merasakan  tak bisa bernafas, lemas atau pusing serasa berada di ketinggian.  Bila Anda tergopoh-gopoh ketika naik tangga, menyapu halaman, berjalan  santai, atau aktivitas lain yang sebelumnya tak membuat Anda kesulitan, gejala ini perlu diwaspadai sebagai peringatan penting.

Apa yang terjadi ? Ini akibat tidak cukupnya darah mengalir pada pembuluh yang mengangkut oksigen ke jantung. Nyeri pada otot jantung atau angina juga bisa membuat seseorang merasakan sulit menarik nafas dalam. Penyakit pembuluh darah koroner, di mana  pembuluh darah jantung tersumbat akibat penumpukan plak, menyebabkan organ jantung tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup. Sensasi mendadak tak bisa bernafas dalam seringkali menjadi pertanda angina, salah satu jenis nyeri pada otot jantung.

4. Gangguan pencernaan, mual, atau heartburn


Walaupun kebanyakan dari kita berpikir kondisi yang berhubungan dengan jantung identik dengan nyeri pada dada, tetapi sebenarnya hal ini dapat terjadi juga di bagian perut. Pada beberapa orang khususnya wanita, gejala seperti heartburn atau perasaan terbakar pada bagian dada, sesnsasi perut kekenyangan atau tersedak perlu diwaspadai.  Gangguan pencernaan yang parah dan mual juga dapat menjadi tanda awal serangan jantung, atau biasa disebut infark miokard, khususnya pada wanita. Sebuah penelitian menunjukkan, perempuan dua kali lebih mungkin mengalami muntah, mual, dan gangguan pencernaan selama beberapa bulan menjelang serangan jantung.

Apa yang terjadi ? Timbunan lemak di pembuluh darah dapat mengurangi atau menurunkan suplai darah ke jantung sehingga menimbulkan perasaan seperti sesak, tertindih atau nyeri - yang kebanyakan terjadi di daerah dada tetapi terkadang juga di bagian perut. Tergantung dari bagian jantung mana yang terkena, hal itu akan memberikan sinyal ke seluruh tubuh. Mual dan pusing-pusing juga dapat menjadi pertanda bahwa serangan jantung sedang terjadi. Oleh sebab itu, segera panggil dokter Anda bila keluhan tersebut terus dialami.

5. Sakit pada rahang dan telinga

Sakit pada rahang adalah sesuatu yang terkadang misterius dan sangat mengganggu. Kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak faktor, tetapi terkadang bisa menjadi petunjuk adanya penyakit pembuluh darah koroner (CAD) dan awal serangan jantung. Beberapa ahli kini sedang fokus meneliti hubungan sakit pada rahang dengan risiko serangan jantung. Hasil survei menunjukkan, banyak pasien pasca serangan jantung melaporkan sakit pada rahang mereka menjelang terjadinya serangan jantung.

Apa yang terjadi ? Kerusakan pada jaringan organ jantung dapat memicu pengiriman sinyal naik turun pada bagian tulang belakang yang kemudian meluas pada sarar-saraf yang tersebar dari mulai tulang leher, rahang hingga ke bagian telinga.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Kurang mengonsumsi air putih bukan hanya menyebabkan dehidrasi tapi juga kadar gula darah menjadi tinggi. Karena itu selain menjaga pola makan, konsumsi air yang cukup disarankan untuk mencegah kadar gula darah meningkat.

Ketika kadar gula darah di atas normal, tetapi belum terlalu tinggi untuk disebut diabetes, dokter menyebutnya sebgai pra-diabetes. Mereka yang didiagnosis mengalami pra-diabetes beresiko tinggi menjadi diabetes jika kadar gula darahnya tidak dijaga.

Dalam studi terbaru, orang dewasa yang hanya mengonsumsi setengah liter air setiap hari (sekitar dua gelas), cenderung mengalami kenaikan gula darah hingga level pra-diabetes, dibandingkan dengan orang yang minum lebih banyak air.

Walau penelitian ini menemukan kaitan antara asupan air dengan gula darah, tetapi tidak menunjukkan adanya hubungan sebab akibat. Diduga hal ini bisa dijelaskan secara biologi.

Menurut Lise Bankir, peneliti dari French National Research Institute, hormon yang disebut vasopressin, mungkin menjelaskan. Vasopressin, yang disebut juga dengan hormon antidiuretik, membantu mengatur penyimpanan air dalam tubuh. 

Saat kita dehidrasi, kadar vasopressin meningkat sehingga ginjal berusaha menghemat persediaan air. Selain itu peningkatan kadar vasopressin ini juga akan meningkatkan kadar gula darah.

Menurut Bankir, di dalam liver terdapat reseptor vasopressin, organ yang bertanggung jawab pada produksi gula darah di tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan menyuntikkan vasopressin pada orang sehat akan menyebabkan kadar gula darah meningkat sementara.

Penelitian itu dilakukan terhadap 3.615 orang Perancis berusia 35-65 tahun dan memiliki kadar gula darah normal pada awalnya. Sekitar 19 persen mengatakan mereka hanya minum kurang dari setengah liter air setiap hari, sementara sisanya minum seliter air atau lebih.

Setelah 9 tahun, sebanyak 565 partisipan studi menderita ketidaknormalan kadar gula darah dan 202 orang didiagnosis diabetes tipe 2. Ketika para peneliti mengamati kebiasaan partisipan mengonsumsi air, mereka menemukan orang yang minum air kurang dari setengah liter setiap hari, beresiko 28 persen menderita kenaikan gula darah.

Selama ini belum ada data statistik yang menyebutkan kaitan antara asupan air dengan terjadinya diabetes. Namun, orang yang minum air hanya sedikit pada umumnya menyukai minuman yang mengandung gula sehingga bisa memicu kenaikan berat badan dan gangguan kontrol gula darah.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

Penyakit Yang Sering Mengintai Pria – Selama ini, isu-isu seputar kesehatan pria sangat jarang diangkat dan cenderung disepelekan. Apakah ini karena stigma sosial atau ego para lelaki? Yang pasti, baik pria maupun wanita mempunyai risiko yang sama untuk mengidap suatu penyakit.
Oleh karena itu, sudah saatnya kita mulai membahas isu-isu tentang kesehatan pria. Para ahli mengimbau, pemeriksaan medis dan fisik yang teratur sangat dianjurkan untuk semua pria, terutama setelah mereja menginjak usia 30 tahun. Berikut ini adalah 5 jenis penyakit yang paling banyak mengincar kaum Adam. Beberapa di antaranya adalah penyakit-penyakit yang mematikan.

1. Penyakit jantung
Konsumsi makanan berlemak atau kolesterol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Di samping itu, kebiasaan merokok atau menggunakan produk tembakau diduga kuat menjadi penyebab utama munculnya penyakit ini. Kabar baiknya, Anda dapat mencegah penyakit ini dengan menjaga berat badan ideal, membatasi konsumsi alkohol, berhenti merokok, serta makan makanan bergizi, yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, serat gandum, daging tanpa lemak, serta ditunjang dengan olahraga.

2. Prostat
Kanker prostat adalah salah satu penyakit paling umum pada pria di atas 50 tahun. Deteksi dini adalah kunci utama untuk menentukan seberapa lama si penderita bisa bertahan hidup. Semakin dini ditemukan, maka semakin besar pula harapan hidup pasien. Kanker prostat dapat menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, impotensi, dan gejala lainnya.

3. Kanker testis
Kanker testis memang jarang terjadi, tetapi patut diwaspadai. Kanker testis paling umum terjadi pada usia 20-39 tahun. Gejala dari bentuk kanker termasuk nyeri, bengkak, dan benjolan di testis atau pangkal paha. Salah satu upaya untuk pengobatan penyakit ini termasuk di antaranya pembedahan, radiasi, atau kemoterapi. Belum diketahui pasti apa penyebab penyakit ini.

4. Kanker paru-paru
Merokok adalah penyebab utama dari kanker paru-paru dan merupakan penyebab paling umum kematian akibat kanker pada pria. Beberapa literatur menyebutkan bahwa rokok sebagai penyebab utama dari sekitar 90 persen kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70 persen pada wanita. Semakin banyak rokok yang diisap, semakin besar risiko Anda untuk menderita kanker paru-paru.

5. Disfungsi ereksi
Disfungsi ereksi merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika seseorang tidak mampu mempertahankan atau mencapai ereksi selama hubungan seksual. Faktor psikologis dan biologis dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan minat seorang pria untuk melakukan hubungan seksual. Disfungsi ereksi juga bisa diakibatkan berbagai faktor, seperti stres, penyakit, obat, atau masalah emosional. Berbicara terus terang dengan pasangan dan dokter tentang masalah seksual Anda adalah cara terbaik untuk mengatasi masalah ini.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi

memek montok berbulu
Tips Menurunkan Berat Badan- Beberapa makanan dapat membantu memenuhi nutrisi bagi tubuh, namun juga termasuk makanan terbaik untuk menurunkan berat
badan. Makanan yang baik adalah makanan bergizi yang dapat membantu membangun tulang, mencegah penyakit kronis, meningkatkan penglihatan dan menjaga ketajaman otak.
Tetapi makanan-makanan tersebut akan lebih baik jika juga rendah kalori. Sehingga bisa mendapatkan manfaat dari nutrisinya tanpa harus mengkhawatirkan peningkatan berat badan.


Beberapa makanan tersebut atau makanan terbaik untuk menurunkan berat badan, seperti yang Fakhrinet kutip dari DetikHealth adalah:


jeruk
  • Jeruk; Jeruk mengandung serat tinggi. Jeruk dapat membantu merasa kenyang lebih lama. Sehingga dapat membantu makan lebih sedikit sepanjang hari.
  • Alpukat; Tidak ada alasan untuk takut makan lemak, asalkan lemak tersebut termasuk lemak yang tepat. Asam oleat, suatu senyawa dalam lemak tak jenuh tunggal (MUFAs) dalam alpukat, dapat memicu tubuh untuk membantu merasa kenyang sepanjang hari.
    Pisang
    • Pisang; Pisang adalah makanan baik untuk jantung. Mengonsumsi pisang juga dapat meningkatkan metabolisme, sehingga dapat membakar lemak dan kalori.



  • Kentang; Kentang memang tinggi karbohidrat, tetapi juga 3 kali menyebabkan kenyang lebih lama dibandingkan dengan nasi putih.
  • Keju; Keju mengandung asam lemak yang dapat membantu merasa kenyang dan membakar lebih banyak lemak.
  • Susu rendah lemak; Asam lemak yang sama ditemukan dalam susu, dan protein susu yang dapat membuat merasa kenyang. Susu dengan tambahan kalsium juga dapat membantu menrunkan berat badan. Dalam sebuah penelitian, wanita dapat membakar lemak dan kalori lebih banyak ketika mereka mengonsumsi 1.000-1.400 miligram kalsium per hari.
  • Oat (gandum); Oat kaya serat, sehingga dapat membantu merasa kenyang sepanjang hari. Hanya setengah cangkir kemasan 4,6 gram, termasuk suatu karbohidrat yang sehat yang dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak.
  • Ikan salmon; Ikan salmon merupakan sumber protein yang dapat membantu merasa kenyang tanpa menambah lemak.
  • Bluberi; Bluberi dikenal sebagai anti-aging yang baik. Satu cangkir bluberi hanya mengandung 80 kalori, dan dapat membantu merasa kenyang dengan 4 gram serat.
  • Brokoli; Dimasak atau mentah, brokoli dikenal sebagai pelawan kanker.
  • Telur; Sarapan yang sarat dengan protein yang akan mengurangi nafsu makan. Satu hasil studi menyatakan bahwa, wanita gemuk yang sarapan telur dapat kehilangan berat badan dua kali lebih banyak dibandingkan wanita yang tidak mengonsumsi telur.


  • Beras merah; Beras merah adalah sumber serat yang baik. Beras merah merupakan suatu karbohidrat yang sehat yang dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak.
  • Pir; Suatu hasil studi menemukan bahwa, wanita yang makan 3 buah pir sehari dapat mengonsumsi kalori lebih sedikit dan kehilangan berat badan lebih banyak daripada mereka yang tidak mengonsumsi.
  • Kacang almond; Almond dalam tertentu dapat membantu menurunkan berat badan
.
  • Teh hijau; Mengonsumsi teh hijau setiap hari dapat mempermudah menurunkan berat badan, karena teh hijau dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Kandungan antioksidan dalam teh hijau juga dapat membakar lemak dan kalori. Satu hasil studi menemukan bahwa, 5 cangkir teh hijau sehari dapat membantu menurunkan berat badan dua kali lebih banyak.


  • Cokelat murni; Mengonsumsi cokelat dapat memperlambat pencernaan sehingga dapat merasa kenyang lebih lama dan makan lebih sedikit saat. Hasil studi menunjukkan bahwa, makan diet tinggi lemak sehat dapat meningkatkan metabolisme untuk membakar lemak dan kalori.

Artikel Terkait Fakhrinet : klik disini u/ melihat Daftar isi
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

    Daftar ISI

    Berdasarkan Tanggal Posting
    Kalau yang ini untuk melihat Berdasarkan Label / Category

    Pengikut